Hari pahlawan

Sepuluh November dirayakan sebagai hari pahlawan, acara-acara tv berubah mendadak bertema kepahlawanan. Timeline twitter dan facebook mendadak penuh dengan kata-kata mutiara kepahlawanan dan hastag #haripahlawan #10November. Sebenarnya apakah sebenarnya esensi dari sebuah hari pahlawan? Dikatakan hari pahlawan sebuah hari perayaan, hari pahlawan tidak seperti hari dirgahayu NKRI yang semua orang mengadakan berbagai acara kerakyatan. Dikatakan hari peringatan, tidak seperti orang-orang mengibarkan bendera setengah tiang disetiap rumah dan kantor dihari matinya ribuan orang Indonesia. Dikatakan hari kebesaran negara, tidak ada upacara besar kenegaraan yang ditayangkan di TV.

Jadi apakah sebenarnya hari pahlawan itu?

Namun para akademisi sekolahan diajarkan untuk selalu mengingat bahwa setiap hari pahlawan selalu diadakan upacara bendera. Lalu apakah yang bisa dilakukan oleh orang yang tidak lagi seorang akademisi?

Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu

Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Mungkin hal itu berbeda dengan veteran zaman kemerdekaan dan keluarga keturunan pahlawan  atau orang-orang yang kebetulan hidup dizaman itu dan masih hidup sampai sekarang. Kenangan kepedihan masa perang bagi yang merasakan tentu tidak hanya muncul setiap 10 November, tanggal yang digadang-gadangkan sebagai hari pahlawan karena menjadi salah satu waktu pertempuran terbesar yang telah menghanguskan kota Surabaya serta memakan ribuan jiwa manusia. Tentu saja, saya juga tidak menunggu setiap 10 November untuk sekedar menanyakan kepada almarhum nenek saya, seperti apa rasanya hidup sebelum kemerdekaan. Beliau selalu tersenyum. Sebuah kenangan yang indah namun enggan diulang. Ataupun beliau, hanya ingin menyampaikan masa lalu yang buruk tidak penting untuk ditangisi atau dipermasalahkan, cukup kenangan indah-nya saja atau nenek saya terlalu tua untuk mengingat semuanya, I miss you Oma…

Pertempuran surabaya merupakan pertempuran yang diawali dengan kematian salah satu Jendral Inggris, jika kita merujuk ke artikel pada https://satuislam.org/nasional/tentara-belanda-yang-membunuh-jenderal-mallaby/ ,  yang mengatakan kematian si Jendral tidak oleh tangan pemuda Indonesia melainkan oleh orang asing (disini disebutkan anak buahnya), jika ini benar, hari pahlawan tidak lain hanyalah hari dimana kesemena-menaan bangsa adidaya terhadap negara yang baru tumbuh. Kesalahpahaman yang berakhir tragis.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s